PACITAN,kabarpacitan.net- Kabar duka datang dari Kabupaten Pacitan. Martenaya Purba, seorang tenaga medis di RSUD Pacitan, meninggal dunia setelah beberapa hari terkahir dinyatakan terpapar COVID-19.

Martenaya Purba sempat menjalani perawatan di RSUD Pacitan selama kurang lebih satu minggu. Namun semakin hari kondisinya semakin memburuk, dan pada tanggal 09 Desember kemarin paramedis yang bekerja di ruang operasi Rumah Sakit Daerah itu kondisinya semakin memburuk.

“Jadi benar, almarhum sebelumbya tertular dari Ibunya yang sudah dinyatakan confirm terlebih dahulu, selain itu almarhum juga memiliki riwayat diabetes. ” ujar Dokter Netty, Anggota Tim Satgas COVID-19 Pacitan, (13/12) malam.

Dikarenakan sebelumnya sudah pernah berkontak erat dengan petugas yang satu ruangan dengan almarhum, lanjut Dokter Netty, saat ini layanan ruang Operasi dan sejumlah ruang layanan lainnya di tutup sementara waktu, untuk dilakukan tracing dalam upaya melacak kemungkinan adanya penularan dengan petugas lainnya.

Rencananya pemakanan jenazah akan di lakukan pada malam hari ini, di TPU Kucur kelurahan Sidoarjo Pacitan. Perlu diketahui dengan meninggalnya satu paramedis RSUD Pacitan, jumlah pasien COVID-19 yang meninggal di Pacitan bertambah dengan jumlah sebanyak 15 pasien.

Masyarakat tetap di imbau untuk mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak dengan orang lain, sebagai upaya memutus mata rantai penularan virus corona. (jtv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *