PACITAN – Cacing hati ditemukan di empat hewan kurban. Penemuan ini setelah petugas veteriner Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pacitan, melakukan pemeriksaan keliling ke sejumlah lokasi yang menyembelih hewan kurban kemarin (29/6). Meski begitu secara umum sapi di Pacitan dalam kondisi baik.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Pacitan Kus Handoko mengatakan, pemeriksaaan ditemukan cacing hati (Fasciola hepatica) saat penyembelihan sapi. Saat ditemukan kondisinya cukup parah sehingga harus di buang dan tidak layak dikonsumsi. ”Beberapa titik yang kami periksa ditemukan cacing hati, tapi misalnya hanya sedikit, ya kita iris dan dibuang. Namun, kalau parah kami sarankan dikubur,” ujarnya.

Kasus tersebut lanjut Kus Handoko, ditemukan di dua lokasi berbeda, di desa Bangunsari dan kelurahan Pucangsewu, masing-masing masing dua kasus. Ia menegaskan data hewan kurban yang disembelih termasuk temuan cacing hati tersebut masih bersifat sementara, karena petugas pemantau hewan kurban masih menghimpun data, selain itu pemotongan hewan kurban masih ada yang dilakukan pada Jum’at(30/6).” Ternak tidak menunjukkan gejala sakit, ketika kita periksa baru ditemukan cacing hati,” paparnya.

Meski ditemukan cacing pada hati hewan kurban, kata dia, dagingnya masih tetap aman dan layak untuk dikonsumsi manusia, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap temuan tersebut. Ia mengatakan bagian tersebut diamankan agar tidak dibagikan kepada penerima karena khawatir membahayakan kesehatan.”Hati yang terkena cacing atau bagian yang rusak itu dipotong dan disingkirkan untuk kemudian dikubur. Jadi dagingnya masih tetap aman dikonsumsi,” katanya.

Selain itu, berdasarkan laporan petugas di wilayah kecamatan, menurut Kus, daging hewan sapi untuk kurban relatif aman dikonsumsi.”secara umum daging kurban dalam keadaan baik,”pungkasnya.

Reporter : Edwin Adji

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *