Kondisi bangunan Etalase Geopark Gunung Sewu dikawasan wisata Pantai Pancer Door, Kecamatan Pacitan kini tampak memprihatinkan. Bertahun-tahun tak kunjung dimanfaatkan sebagaimana mestinya, kini areal tersebut menjelma menjadi semak belukar dan terkesan sangat angker.
Kesan pertama saat tiba di lokasi, kondisi bangunan nampak terbengkalai. Di sekililingnya telah dipenuhi tumbuhan liar hingga melampaui tinggi orang dewasa. Beberapa rumput liar juga terlihat merambat ke Pagar pintu masuk.
Padahal usai dibangun pada 2012 lalu, keberadaan Etalase Geopark Gunung Sewu ini digadang akan menjadi destinasi wisata baru di kawasan Pantai Pancer Pacitan.
Dimana fasilitas seluas 600 meter persegi itu dibangun dengan anggaran Rp 6 miliar, dengan rincian gedung dibangun dengan dana Rp 2,4 miliar dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, lalu untuk obyek isian etalase tersebut senilai Rp 3,6 miliar dari Kementerian ESDM.
“Ya tentunya sangat disayangkan sih, apalagi ini berada disalah satu kompleks wisata pusat kota, jadi seharusnya pemerintah bisa melakukan perawatan, ” ujar Kumara, salah seorang warga yang melakukan wisata di Pantai Pancer Door (23/03/22) sore.
Jika terus dibiarkan tanpa perawatan, lanjut Kumara maka bangunan ini akan lapuk kemudian rusak. Seperti anda lihat sendiri, nampak rumput liar juga semakin menggunung didepan pagar, lalu yang jadi pertanyaan buat apa dibangun kalau tidak dirawat dan dimanfaatkan? (ed/jtv)

