![]() |
| Anggota DPRD Pacitan angkat bicara soal panggung hiburan terbuka (Foto : Istimewa) |
Pacitan,kabarpacitan.com- Rencana penyelenggaraan panggung hiburan dalam rangka penanganan dan pencegahan penyakit Hepatitis A kembali menuai kritik. Kali ini tanggapan kritis datang dari Anggota Daerah Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pacitan, Rudi Handoko.
Menurut legislator partai demokrat itu upaya penanggulangan wabah penyakit menular melalui panggung hiburan terbuka di alun-alun terkesan dipaksakan. Dia kuatir jika tidak dipertimbangkan secara matang upaya penanganan pemerintah itu justru akan mendatangkan musibah.
“Kita harus lihat dulu tujuan utama dari kegiatan itu sebenarnya apa. Kalo untuk penyuluhan pada masyarakat saya kira kurang tepat juga. Tidak mungkin penderita Hepatitis di pelosok desa datang ke alun-alun. Dan kalau ternyata ada mobilisasi massa ke lokasi siapa yang akan menjamin wabah penyakit hepatitis tidak akan menyebar luas,” kata pria yang kembali terpilih dalam pemilihan legislatif tahun 2019 ini.
Anggota Komisi II DPRD Pacitan itu menyarankan agar kegiatan penanganan dan pencegahan penyakit menular dilakukan langsung ke sasaran. Baik pada masyarakat yang sudah terpapar maupun warga di wilayah terdekat dari titik penyebaran wabah hepatitis.
“Saya berharap semua program penanggulangan wabah penyakit menular dilakukan secara cepat, tepat dan akurat. Penyuluhan ke wilayah terpapar akan jauh lebih efektif ketimbang hanya panggung hiburan yang kesannya hanya menghamburkan uang rakyat saja,” tegasnya.
Diketahui panggung hiburan terbuka Lawak Bareng Petruk dan campursari akan digelar pada Minggu (30/6) malam. Kegiatan itu sebagai sarana sosialisasi wabah penyakit Hepatitis A pada masyarakat luas.
Penulis : Sujarismanto

