PACITAN – Sejumlah warga di Kabupaten Pacitan mengeluhkan perempatan Barean di Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan yang tidak dilengkapi dengan traffic light selama bertahun-tahun. Kurangnya rambu-rambu, serta tidak adanya traffic light ternyata menimbulkan masalah yang serius. Disamping mengganggu kenyamanan pengguna jalan, kondisi tersebut juga kerap memicu kecelakaan lalu lintas.
“Jadi banyak pengguna jalan utamanya pengendara motor itu kebut-kebutan, sehingga kadang kecelakaan, dan baru saja kemarin ada kecelakaan hingga meninggal dunia,” kata Budiarti salah seorang pengguna jalan (15/01/24) pagi.
Budiarti menambahkan, kondisi tersebut sudah dirasakan warga sejak perempatan Barean yang tepat di jalur lintas selatan (JLS) tersebut dibuka. Sehingga keberadaan traffic light sangatlah dibutuhkan. “Apalagi perempatan ini masuk Jalan Nasional, sehingga guna menertibkan arus kendaraan yang melintas perlu adanya lampu merah,” imbuhnya.
Tidak hanya dikeluhkan warga, Kanit Gakkum Satlantas Polres Pacitan Aiptu Jani Agus Siswanto mengatakan, berulang kali petugas sudah mencoba berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat untuk melakukan pengadaan traffic light di perempatan Barean tersebut. Namun nyatanya hingga saat ini belum terealisasi.
“Traffic light disitu tentu penting sekali, karena perempatan Barean di JLS Pacitan menjadi salah satu jalur padat kendaraan. Sebab jalur tersebut menjadi jalur perlintasan masyarakat yang beraktivitas untuk pergi ke kantor, sekolah, dan tempat wisata,” tegasnya. (Edwin Adji/JTV)

