Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pacitan meninjau kerusakan ke lokasi enam jembatan di Pacitan akibat bencana alam. Diantaranya jembatan Cangkring, Wonodadi Kulon, Dembo dan Wonosobo di Kecamatan Ngadirojo. Kemudian jembatan Desa Gembuk di Kecamatan Kebonagung dan jembatan Kembang di Kecamatan Pacitan.
“Untuk sementara waktu kita akan lakukan penanganan kedaruratan supaya akses masyarakat Pacitan ini tidak terganggu, ” ujar Kepala Bidang Bina Marga PUPR Pacitan, Muslih, Sabtu (22/10/22) siang.
Penanganan kedaruratan yang akan dilakukan diantaranya pemasangan sandbag dan penambahan timbunan. “Selain itu, untuk sementara waktu khususnya di jembatan Cangkring dan Dembo selama penanganan kedaruratan kita juga melakukan sodetan sungai sepanjang kurang lebih 200 meter, ” imbuhnya.
Sementara untuk jangka panjangnya, lanjut Muslih untuk enam jembatan yang rusak terdampak bencana alam selama bulan Oktober tahun 2022 ini, akan mulai diajukan penganggaran perbaikan tahun 2023 mendatang.
“Kita belum tau secara pasti berapa nilai anggaran untuk 6 jembatan yang rusak nanti, karena saat ini masih dalam perencanaan tim teknis, semoga saja selama penanganan kedaruratan kondisi jembatan tidak mengalami rusak yang parah, ” pungkasnya.

