PACITAN – Pembangunan jalan di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten tetangga dilanjutkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pacitan. Peletakan batu pertama pada pembangunan ruas jalan Jatimalang-Karanggede, di Kecamatan Arjosari dilakukan langsung oleh bupati Indrata Nur Bayuaji.

Peletakan batu pertama ditandai dengan bupati bersama Kepala Dinas PUPR Suparlan menaiki mesin double drum roller yang disaksikan warga desa setempat. Rehabilitasi dan pemeliharaan jalan perbatasan penghubung Desa Karanggede dan Desa Purwoharjo, Karang Tengah, Jawa Tengah tersebut merupakan impian warga selama bertahun-tahun.

““Apresiasi tinggi untuk Pak Bupati Indrata Nur Bayuaji yang mewujudkan mimpi kami. Pekerjaan ini menyisakan 2 kilometer dengan kondisi 25 persen rusak berat dan 75 persen rusak ringan,” ujar Bambang Kepala Desa Karanggede (13/07) siang.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Pacitan, Suparlan menjelaskan, pekerjaan ruas jalan Jatimalang-Karanggede dan batas Jawa Tengah sepanjang 3 kilometer ini bernilai Rp 3 miliar rupiah lebih yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK). Tidak hanya perkerasan jalan hotmix, namun dalam kegiatan pemeliharaan berkala jalan Jatimalang-Karanggede tersebut juga menyentuh pada pelebaran.

“Ruas jalan ini salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap ketersediaan infrastruktur di Kecamatan Arjosari yang tahun ini meningkat 100 persen, dan untuk jalan Jatimalang-Karanggede ini kita targetkan 5 bulan kedepan sudah selesai” katanya.

Sementara itu Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji berharap, dengan dibangunnya infrastruktur jalan wilayah perbatasan ini bisa bermanfaat dan meningkatkan perekonomian masyarakat. “Tidak hanya menjadi salah satu wajah kota saja wilayah perbatasan ini, namun harapan kami dari Pemerintah Daerah lebih dari itu yakni geliat ekonomi warga semakin meningkat, ” jelasnya.

Disisi lain, sesuai dengan visi-misi Bupati Aji pada tahun 2023 ini setidaknya ada 22 titik ruas jalan yang akan dibangun oleh Pemerintah Daerah. Dan 17 diantaranya merupakan ruas jalan wilayah perbatasan dengan total anggaran keseluruhan mencapai Rp 70 miliar rupiah.

Reporter :Edwin Adji

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *