![]() |
| Duel panas antara MP Baleharjo vs Kembang Putra (Foto : berkahjati) |
Pacitan,kabarapacitan.com- Duel panas tersaji pada laga babak semi final Arjowinangun Cup 2019 antara MP Baleharjo melawan Kembang Putra pada Kamis (1/8). Dalam pertandingan itu wasit harus mengeluarkan 1 Kartu merah dan 8 kartu kuning sekaligus.
Laga berjalan keras sejak awal pertandingan. Bahkan pada menit ke 7 wasit sudah mengeluarkan kartu kuning untuk pemain Kembang putra. 15 menit kemudian 4 kartu kuning diberikan wasit pada 3 pemain Kembang Putra dan MP Baleharjo.
Dari sisi permainan kedua tim sama-sama mampu mencetak banyak peluang. Namun, hingga babak pertama berakhir Kembang putra yang berhasil unggul 1-2 melalui kaki Eka dan Wahyu pada menit ke-11 dan menit ke-26. Kemudian gol balasan MP Baleharjo dicetak oleh Afif jelang babak pertama usai.
Pada babak kedua MP Baleharjo bermain terbuka dengan memanfaatkan sisi sayap kanan dan kiri yang dipelopori Ambon dan Afif. Hanya saja beberapa peluang emas yang berhasil diciptakan gagal menjadi gol.
Ditengah tekanan lawan, Kembang Putra yang berhasil mengubah skor melalui serangan balik cepat. Adalah Prisma yang berhasil memanfaatkan peluang emas pada menit 76 sekaligus memastikan kemenangan.
Usai gol ketiga itu, permainan semakin panas dan menjurus kasar. Di sisa laga beberapa kali terjadi insiden antar pemain maupun pemain dengan wasit. Puncaknya adalah Kartu merah yang dikeluarkan pemimpin pertandingan Bayu Endra pada pemain Kembang Putra, Khusnul Yuli.
Pemain yang pernah merumput bersama Persik Kediri itu mendapatkan kartu kuning kedua karena menyikut pemain MP Baleharjo Rifky. Pelanggaran keras mantan pemain nasional yang baru bermain pada babak kedua itu mengharuskan Rifky mendapat perawatan serius.
Kemenangan 1-3 ini mengantarkan Kembang Putra ke babak final. Pada partai puncak Kembang Putra bakal menghadapi Pusaka Kayen yang berhasil mengalahkan Gempur Purwoasri pada babak semi final. Pertandingan final rencananya digelar pada 4 Agustus mendatang.
Penulis : Sujarismanto

