PACITAN – Sebuah terobosan baru dalam dunia pariwisata Pacitan resmi diperkenalkan. Mentari Ocean View, destinasi wisata yang terletak di Jl. Pacitan–Solo KM 6, Tamperan, Lingkungan Sidoharjo, meluncurkan program anyar bertajuk “Mentari Budaya”. Program ini menjadi wadah kolaborasi apik yang menggabungkan pesona seni tradisional dengan panorama eksotis Teluk Pacitan.
Dalam peluncuran perdananya, Mentari Ocean View menggandeng Sanggar Tari Sekar Arum dari Kecamatan Punung. Sebanyak 50 penari tampil memukau di atas panggung istimewa berlatar belakang laut lepas. Mereka menyuguhkan tujuh tarian tradisional Indonesia secara estafet, menghadirkan kemegahan budaya Nusantara dalam satu panggung terbuka. Penampilan kolosal ini sukses memancing decak kagum dari para tamu undangan serta wisatawan yang hadir.
Ke depan, “Mentari Budaya” diproyeksikan menjadi paket pertunjukan resmi dan agenda rutin dari Mentari Ocean View. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat promosi pariwisata Pacitan melalui atraksi seni yang selama ini dinilai masih minim.
Apresiasi Dewan Kesenian Pacitan

Ketua Dewan Kesenian Pacitan (DKP), Khoirul Amin, menyambut positif inisiatif ini. Dalam sambutannya, Amin mengungkapkan bahwa kehadiran panggung seni di lokasi wisata adalah mimpi lama DKP yang justru berhasil diwujudkan lebih dulu oleh pihak swasta.
“Luar biasa sekali. Coba berikan tepuk tangan untuk Mentari Ocean View yang telah mewujudkan mimpi kita. Pelaku seni di Pacitan setiap hari berlatih, tetapi ruang berekspresi sangat minim. Kehadiran tempat ini seperti mentari pagi yang membawa cahaya baru bagi seniman Pacitan,” ujar Khoirul Amin.
Ia menekankan bahwa salah satu kekurangan utama pariwisata Pacitan adalah minimnya atraksi seni budaya di destinasi wisata. Oleh karena itu, DKP bersama Pemerintah Kabupaten Pacitan menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi demi keberlanjutan program ini.
“Semoga Mentari Budaya terus berkelanjutan, dan secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucap Amin saat meresmikan acara.
Harapan Keberlanjutan
Sementara itu, Supervisor MOV, Samsul, berharap momentum ini menjadi awal kebangkitan atraksi wisata di Pacitan. Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari pelaku wisata hingga media, untuk turut serta mengabarkan hal baik ini.
“Kami berharap Dewan Kesenian dan para pelaku wisata bisa ikut menarasikan kegiatan ini. Semoga membawa keberkahan bagi seluruh penari, Mentari Ocean View, para biro, dan semua pemangku kepentingan,” tutur Samsul.

Melalui kolaborasi antara pelaku seni, pelaku wisata, dan pengelola destinasi, Mentari Budaya diharapkan mampu menjadi ikon baru pariwisata Pacitan, sekaligus memberikan ruang hidup yang berkelanjutan bagi para seniman lokal untuk terus berkarya.

