Kabarpacitan.net – Sedimentasi sungai di desa karangrejo semakin mengkhawatirkan seiring curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah setempat. Kondisi tersebut diperparah dengan normalisasi sungai yang tidak dapat dilakukan akibat terbentur aturan perizinan pertambangan.

Dampak banjir batu dari gunung parangan menyebabkan sedimentasi sungai di desa karangrejo,kecamatan arjosari pacitan,jawa timur. Akibatnya sejumlah rumah warga yang berada di dekat bantaran sungai terancam banjir seiring hujan yang masih terus terjadi.

Seperti yang dialami komsatun 40 tahun warga dusun trobakal desa setempat yang kerap mengungsi saat musim penghujan tiba. Pasalnya kondisi sedimentasi sungai yang diperparah dengan tidak adanya normalisasi membuat ketinggian sungai sudah sejajar dengan pemukiman penduduk.

Selain didusun trobakal, sedimentasi sungai juga mengancam tempat pendidikan paud dan puluhan rumah penduduk lainnya yang dihuni sekitar 800 jiwa. Meski sudah dilakukan pengajuan kepada balai besar wilayah sungai bengawan solo untuk melakukan normalisasi sungai akan tetapi hingga saat ini belum terealisasi. hal itu bukan tanpa sebab, normalisasi sungai belum dapat dilakukan ,karena masih terbentur aturan perizinan pertambangan sejak 2014 silam.

Sedimentasi sungai karangrejo kini menjadi ancaman bagi masyarakat sekitar. Terlebih curah hujan tinggi hingga saat ini masih kerap mengguyur wilayah kabupaten pacitan.(ed)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *