PACITAN – Pencarian terhadap Subandi (42), warga Lingkungan Teleng, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan, Kabupaten Pacitan yang hilang di Pantai Pancer Door terus dilakukan. Nelayan dua anak tersebut diduga hilang terjatuh ke laut saat mencari ikan menggunakan jaring.

Harjiyanto yang merupakan pihak keluarga korban mengatakan, bahwa Subandi berangkat melaut seorang diri pada Minggu malam kemarin. Sementara pihaknya mendengar kabar bahwa Subandi hilang pada Senin sekira pukul 03.00 WIB.

“Kita mendapatkan kabar dari nelayan yang menemukan perahu serta peralatan dan bekal yang dibawa korban sudah terdampar dikawasan pesisir Pantai Pancer Door, ” katanya (15/01/24) siang.

Mendapatkan laporan tersebut, lanjut Harjiyanto, pihaknya kemudian mendatangi lokasi dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD Pacitan agar segera dilakukan pencarian. “Kita langsung lapor dan segera ditindaklanjuti dengan pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan bersama dengan nelayan, ” imbuhnya.

Sementara Kapolsek Pacitan AKP Sugeng Rusli Muslan menduga korban hilang akibat perahu yang ditumpangi tersapu gelombang saat memasang jaring yang menyebabkan subandi terpental dan terjatuh ke laut. Korban yang diketahui tidak bisa berenang pun akhirnya tenggelam.”Dugaan sementara korban ini tidak bisa berenang dan perahunya tersapu gelombang yang menyebabkan korban terjatuh saat menebar jaring, ” tegasnya.

Pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan bersama dengan masyarakat terhadap Subandi mulai dari menyisir disekitar kawasan pantai hingga melalui jalur laut. Kepala pelaksana BPBD Pacitan Erwin Andriatmoko mengungkapkan, hingga Senin siang petugas belum menemukan tanda-tanda keberadaan jasad Subandi.

“Untuk proses pencarian dari tim SAR gabungan sudah kita lakukan sejak pagi, dan sampai saat ini tidak ada kendala baik gelombang laut maupun cuaca, ” paparnya.

Erwin menambahkan sesuai SOP, pencarian terhadap Subandi akan dilakukan selama satu pekan kedepan. Sementara pihak keluarga berharap jasad Subandi dapat segera ditemukan dalam kondisi apapun. (Edwin Adji/JTV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *