PACITAN,kabarpacitan.net- Tahapan kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pacitan tahun 2020 merupakan momen paling dinanti bagi peserta dan para pemilih. Kampanye jadi ajang interaksi antara pasangan calon dan juga masyarakat pemilih. 

Namun, memasuki hari ke-20 pada masa kampanye, belum semua peserta Pilkada memanfaatkan waktu yang disediakan untuk berkampanye. Hingga kini baru Paslon nomor 1, Indrata Nur Bayuaji-Gagarin yang intens menyapa masyarakat pedesaan. 

“Alhamdulillah, selama tahapan kampanye ini pasangan Indrata-Gagarin sudah menyapa dan bersilaturahmi dengan warga di 57 desa yang berada di 8 wilayah kecamatan. Target kita 240 titik di seluruh desa dan kelurahan serta paguyupan dan berbagai komunitas masyarakat,” ujar Arif Setya Budi, Tim pemenangan nomor 1, pada awak media. 

Berbeda dengan Paslon Nomor urut 1, Pasangan Calon nomor urut 2, Yudi Sumbogo-Isyah Ansori belum sekalipun berkampanye secara resmi. Paslon yang diusung PDI Perjuangan dan PKB itu diketahui belum mengajukan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) pada Kepolisian. 

“Iya sampai saat ini belum ada pengajuan STTP untuk paslon nomor 2. Baru paslon nomor 1 yang sudah kita terbitkan,” ungkap, AKBP. Didik Hariyanto, Kapolres Pacitan melalui sambungan telepon, Jum’at (16/10) pagi.

STTP merupakan syarat wajib yang harus dipenuhi peserta untuk menggelar kegiatan kampanye pertemuan terbatas serta pertemuan tatap muka dan dialog selama tahapan kampanye berlangsung. Ijin diajukan paslon kepada aparat kepolisian setempat. 

Ini merujuk Pasal 38 Peraturan KPU (PKPU) Nomor 4 Tahun 2017 tentang kampanye pilkada. Selain PKPU, pemberitahuan kegiatan politik termasuk kampanye juga diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2017. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *