Warga sampaikan kejanggalan tes seleksi perangkat desa
(Foto : Istimewa)

Bandar,kabarpacitan.com- Proses pengisian perangkat desa di Desa Bandar, Kecamatan Bandar, Pacitan diwarnai aksi protes dari sejumlah peserta. Pasalnya para peserta mendapati ada yang janggal pada proses penilaian tes CAT (Computer Asissted Test) oleh panitia.

Nilai sejumlah peserta diketahui berbeda antara yang tampak di layar monitor komputer dengan hasil pengumuman panitia. Padahal sebelum tes dimulai panitia menjelaskan hasil penilaian akan secara otomatis muncul di layar setelah peserta menyelesaikan 50 soal pertanyaan.

“Yang jadi pertanyaan itu kenapa nilai di monitor komputer peserta berbeda dengan hasil print out tes CAT panitia. Kemudian pada tes pengoperasian komputer ada peserta yang dapat nilai padahal komputer yang digunakan untuk praktik mendadak mati,” keluh Ari Gustama, salah satu peserta saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Minggu (23/6) petang.

Berbekal temuan itulah para peserta mengadukan pada pemerintah desa yang kemudian diselesaikan di tingkat kecamatan. Sejumlah peserta menyampaikan temuan pada pertemuan yang dihadiri panitia seleksi serta aparatur pemerintah desa dan kecamatan pada Minggu (23/6) siang.

“Tadi siang sudah diselesaikan panitia, pengawas kecamatan di kantor kecamatan mas. Untuk lebih jelasnya silahkan bertanya langsung pada pak Camat,”singkat Kepala Desa Bandar, Syarifudin ketika dihubungi melaui pesan pendek.

Diketahui seleksi perangkat desa Bandar diikuti oleh 30 peserta. Mereka melalui beberapa tahapan meliputi penilaian administrasi, Tes CAT (Computer Assisted Test),  dan pidato. Serangkaian seleksi itu menghasilkan 3 nama untuk mengisi posisi jabatan Kaur Kesra, Kaur Keuangan dan Pelayanan Pemerintah Desa Bandar. 2 diantara 3 peserta lolos seleksi ini adalah Putra Kepala Desa Bandar dan Ketua BPD Bandar.

Penulis : Sujarismanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *