PACITAN,kabarpacitan.net- Klaim sepihak pendukung pasangan calon Yudi Sumbogo – Isyah Ansori bahwa salah satu basis pemilih terbesarnya adalah Desa Arjowinangun, Pacitan direspon warga setempat. Warga tak habis pikir dengan klaim sepihak yang dinilai tanpa dasar. 

Waluyo warga Kauman menyatakan ia mengetahui dan merasakan langsung bagaimana Yudi Sumbogo hampir 5 tahun memimpin Pacitan. Bambang menyebut selama menjabat wakil bupati Sumbogo tak banyak berperan memajukan Arjowinangun.  

“Silahkan bertanya langsung kepada masyarakat Arjowinangun bagaimana dan seperti apa sosok saudara Yudi Sumbogo. Kalau mengatakan beliau banyak berperan, peran yang apa dan dimana saya ingin buktinya,” katanya dengan penuh keseriusan Rabu (18/11) pagi. 

Waluyo, mengaku berdiri Posko Pemenangan Mbois di kediaman Sumbogo di Kauman maupun Posko di Dusun Bowogan. Namun dia tampak heran saat posko diartikan basis pemilih terbesar paslon dengan sebutan Mbois tersebut. 

“Bukan apa ya hanya ragu dan agak gimana gitu dengarnya. Tapi ya silahkan saja itu hak mereka dan bisa dilihat juga itu posko yang pinggir jalan ramainya seperti apa? Nanti saya bilang sepi ga senang jadi buktikan sendiri saja. Kalau kandang itu pengertiannya massa militannya besar dan itu tak sesuai kenyataan,” tambahnya. 

Warga lain yang kesehariannya di Dusun Pager, Bambang Hermanto meminta Paslon Mbois melakukan pemetaan wilayah dukungan masyarakat dengan cermat dan tepat. Bambang kuatir ekspektasi yang begitu tinggi justru akan membuat pendukungnya sakit hati.

“Sudah begini saja ya khusus di Arjowinangun ini kalau Mbois mampu unggul dari Nyawiji nanti saya siapkan kejutan hadiah dan saya kirim langsung ke rumah calonnya. Bukan apa ya bangga boleh tapi ya disesuaikan fakta begitu,” tegasnya.

Bambang enggan membeberkan hadiah apa yang hendak diberikan pada Yudi Sumbogo. Dia hanya akan membukanya ketika paslon Mbois sukses meraih suara mayoritas masyarakat Desa Arjowinangun. 

“Nanti saja ya tinggal berapa hari lagi ini kok. Intinya jangan hanya pandai bicara saja tapi bagaimana membuktikan klaim itu di TPS (Tempat Pemungutan Suara) adalah yang lebih penting. Kalau tak ada larangan hukum, saya mau bertaruh apa saja sebenarnya,” jelasnya.

Terpisah Puji Astuti, Warga Kauman menegaskan posko Mbois di wilayahnya tak akan mempengaruhi pilihan masyarakat. Bahkan, meski Yudi Sumbogo kembali tinggal di lingkungannya dia yakin tak akan banyak mengubah pandangan masyarakat tentang siapa yang pantas memimpin Pacitan.

“Kami semua ini sudah cocok, nyaman dan mantap dengan Mas Aji. Beliau itu sudah lama membaur dengan masyarakat disini (Arjowinangun) jadi lebih dekat dan lebih akrab meskipun beliau bukan warga asli sini,” kata Puji Astuti pada wartawan di Balai Desa Arjowinangun Minggu (15/11) siang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *