Puluhan remaja diamankan petugas satlantas Polres Pacitan pada Sabtu (05/06/2021) malam. Mereka terjaring razia lantaran diindikasi akan menggelar balap liar dikawasan Jalur Lintas Selatan.

Selain mengamankan puluhan remaja, Polisi juga mengamankan sekitar 40 unit sepeda motor berkenalpot brong dan 1 unit mobil . Bagi kendaraan yang tidak standart Polisi juga menindak dengan sanksi tilang.

“Jadi kegiatan malam hari ini sesuai dengan intruksi Kapolres Pacitan, melakukan razia kendaraan yang diindaksi akan melakukan balap liar, ” terang Ipda Haming Agus Purnama Kanit Turjawali Satlantas Polres Pacitan.

Lebih lanjut, operasi yang digelar tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang resah dengan kegiatan balap liar yang sering dilakukan oleh para remaja setiap malam minggu. Selanjutnya, tim patroli dari Satlantas Polres Pacitan menuju lokasi dan menutup jalan di dua titik agar para pelaku liar tidak bisa melarikan diri.

“Memang berdasarkan laporan dari masyarakat, para remaja ini sering melakukan balap liar, bahkan beberapa kali sering terjadi kecelakaan, ” katanya.

Kendaraan para remaja yang terjaring razia, khususnya bagi kendaraan berkenalpot brong kemudian di bawa ke Kantor Satlantas Polres Pacitan. Untuk mengambil kendaraan tersebut mereka diwajibkan untuk melakukan sidang di Pengadilan serta melengkapi surat kendaraan pun dengan kendaraan yang tidak memenuhi standart.

“Mereka kami beri pembinaan agar tidak melakukan balap liar. Balap liar sangat membahayakan pengguna jalan karena itu, kami tindak tegas para remaja ini” ujarnya.

Jalur Lintas Selatan di Kabupaten Pacitan menjadi salah satu kawasan yang sering digunakan balap liar. Tak hanya sepeda motor, beberapa waktu lalu jajaran Satlantas Polres Pacitan juga mengamankan dua pelaku dibawah umur beserta dengan kendaraan truk yang digunakan balapan di kawasan jalur tersebut.

“Kami imbau kepada anak-anak remaja untuk tidak melakukan balap liar. Selain membahayakan keselamatan diri sendiri, balap liar juga membahayakan orang lain. Jika ingin menyalurkan hobi balapan ada tempatnya sendiri, bukan di jalan raya,” tukas Haming. (ed/jtv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *