PCITAN-Partai Demokrat menjalankan konsolidasi dengan sejumlah petinggi partai berlambang bintang mercy di Pacitan, Jawa Timur, selama 2 hari sejak 14-15 Januari 2023. Konsolidasi tersebut dilaksanakan untuk membahas strategi dalam menghadapi Pemilu 2024 nanti.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjelaskan pihaknya terus melakukan konsolidasi sebagai awal untuk mencapai kemenangan.
” Selama 2 hari ini memang kami Partai Demokrat melakukan ritrit untuk mengatur strategi serta membahas hal penting agar partai demokrat menang Pilpres 2024 nanti,” jelasnya (15/01).
Partai besutan Presiden Republik Indonesia ke enam Susilo Bambang Yudhoyono tersebut, menargetkan kembali duduk di pemerintahan usai 10 tahun menjadi partai oposisi atau diluar pemerintahan presiden Joko Widodo.
“Mohon doa dan dukungan untuk seluruh kader dan rakyat Pacitan atas perjuangan Partai Demokrat yang selanjutnya. Tanggal 14 Februari 2024, Partai Demokrat dengan nomor urut 14 akan kembali duduk dalam pemerintahan setelah 10 tahun berkuasa dan 10 tahun menjadi oposisi,” katanya
AHY menyebut masa pemerintahan ayahnya alias Presiden ke-6 RI SBY, Partai Demokrat berkuasa bukan hanya kenangan melainkan kekuatan.
“Apa yang dijanjikan saat partai didirikan dan apa yang dilakukan Partai Demokrat saat kader terbaiknya berkuasa terbukti seiring dan sejalan. Itulah kenapa masa lalu Partai Demokrat bukan sekadar kenangan, tetapi kekuatan,” katanya.
Sementara pada Pemilu Presiden/Wakil Presiden (Pilpres) 2024 nanti, lanjut AHY, Partai Demokrat juga harus optimistis meski semua itu harus melihat realitas dan harus memenuhi presidential threshold. Untuk itu, lanjut AHY, Demokrat tidak bisa berjalan sendiri.
Saat ini pihaknya terus melakukan komunikasi dengan partai lain untuk berkoalisi. Terutama dalam rangka menghadapi Pilpres 2024 agar bisa mengajukan calon.
“Secara umum partai-partai harus berkoalisi, Demokrat juga demikian harus berkoalisi dengan partai lain agar bisa mencalonkan kandidat presiden/wakil presiden. Ini yang sedang kami bahas di awal tahun 2023 ini ,” pungkasnya.
(Ed/JTV)

