![]() |
| Akademisi meminta bupati pertimbangkan birokrat muda (Foto : kabarpacitan.com) |
Pacitan,kabarpacitan.com- Keputusan Bupati Pacitan menempatkan para pejabat pelaksana tugas (Plt) pada pos jabatan strategis di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menuai reaksi dari kalangan akademisi. Bupati Indartato diminta segera mengisi sejumlah kursi jabatan penting itu dengan pejabat definitif.
“Kekosongan jabatan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah ini sebaiknya diisi pejabat defenitif secepatnya,” ujar salah seorang Akademisi Perguruan Tinggi Swasta di Pacitan, Mulyadi pada wartawan pada Senin (17/6).
Menurut pria yang juga menjabat sebagai sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) itu, kewenangan seorang pejabat plt yang terbatas berpeluang menghambat capaian kinerja pemerintahan Bupati Indartato. Terlebih ditengah ruang lingkup dan keleluasaan yang dibatasi, sebagian besar pejabat plt harus berbagi peran dengan jabatan definitifnya.
“Pelaksana tugas itu memiliki kewenangan terbatas. Tidak bisa menentukan kebijakan strategis berkaitan dengan status hukum kepegawaian maupun penetapan anggaran. Jadi potensi terhambatnya roda pemerintahan cukup terbuka. Belum lagi mereka (pejabat plt) juga harus berbagi tugas dalam pengabdiannya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Mulyadi berharap bupati mengambil sebuah kebijakan cepat dan tepat dalam menentukan susunan pembantunya. Dia mendorong orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Pacitan itu memunculkan birokrat muda untuk mengisi jabatan strategis. Tujuannya agar target yang sudah dicanangkan bupati dua periode ini tuntas sebelum masa jabatannya berakhir.
“Kita lihat saat ini banyak tokoh muda bermunculan dan berhasil menempati pos jabatan penting baik di tingkat daerah, provinsi maupun pemerintah pusat. Seperti halnya politisi muda Eko Prasetyo Wahyudiarto yang juga berhasil merebut simpati rakyat dalam perebutan kursi DPRD Provinsi. Kecenderungan diterimanya tokoh muda dikalangan masyarakat ini bisa menjadi pertimbangan bupati dalam menentukan kebijakan,” jelasnya.
Birokrat muda diyakini lebih memiliki potensi untuk membantu mewujudkan visi dan misi Bupati Indartato di sisa masa jabatannya. Sebab, di era modern ini kualitas pemimpin dengan gagasan dan inovasi baru akan menentukan arah pemerintahan dan laju pembangunan sebuah daerah.
Penulis : Sujarismanto

