PACITAN, 18 Oktober 2025 – Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), melakukan kunjungan kerja ke Pantai Wawaran, Kabupaten Pacitan. Dalam kunjungan tersebut, Ibas berdialog langsung dengan kelompok nelayan yang merupakan bagian penting dari kawasan wisata dan ekonomi maritim unggulan “Pacitan, 70-Mile Sea Paradise, Pacitan Pesona Wisata dan Budaya dengan Seribu Satu Cerita”, yang tengah dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Pacitan.
Pantai Wawaran dikenal dengan keindahan alamnya yang masih asri dan potensi perikanan yang produktif. Dalam suasana hangat dan akrab, Ibas berbincang dengan sejumlah Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan, di antaranya KUB Mina Upadi, Sentra Mina Abadi, dan Mitra Bahari.
Dalam pertemuan tersebut, salah seorang perwakilan nelayan, Junawan, menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan tambahan gudang penyimpanan peralatan melaut dan perbaikan jalan akses yang digunakan nelayan setiap hari untuk mengangkut hasil perikanan.
Mendengar aspirasi tersebut, Ibas, Anggota DPR RI Dapil Jawa Timur VII, menunjukkan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan para nelayan agar segera direalisasikan. “Saya senang sekali bisa bertemu Bapak/Ibu semua. Saya datang bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk mendengar langsung apa yang dibutuhkan masyarakat di lapangan. Apa yang disampaikan para nelayan hari ini akan saya catat dan perjuangkan agar ada tindak lanjut nyata,” tutur Ibas.
Ia menegaskan bahwa kehadirannya di Pantai Wawaran bukan semata-mata kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya menyerap aspirasi rakyat secara langsung. “Bertemu guyub langsung seperti ini penting sekali. Kita tidak ingin kebijakan dan program hanya lahir dari belakang meja. Saya ingin memastikan bahwa suara masyarakat, termasuk nelayan, benar-benar sampai ke pemerintah,” tegasnya.
Ibas juga menambahkan bahwa pembangunan fasilitas seperti gudang nelayan dan fasilitas lain nantinya harus diimbangi dengan semangat dan etos kerja yang tinggi. “Kalau nanti sudah ada tambahan gudang baru dari yang telah ada sebelumnya, saya harap para nelayan di sini makin semangat berlayar dan terus meningkatkan hasil perikanannya. Persaingan antar nelayan juga harus sehat, saling mendukung, bukan menjatuhkan. Selain itu, penting juga untuk menularkan ilmu dan pengalaman melaut kepada generasi muda agar semangat melaut ini tidak putus di tengah jalan,” pesan Ibas yang disambut tepuk tangan para nelayan.
Ibas juga menegaskan komitmennya untuk menjaga agar harga bahan bakar nelayan tetap terjangkau. “Saya tahu betul, harga pertalite atau solar untuk melaut ini sangat menentukan. Kalau harganya naik, maka hasil perikanan nelayan akan tertekan. Saya akan terus menyampaikan aspirasi ini kepada pemerintah agar nelayan dapat melaut dengan biaya terjangkau, nyaman, dan sejahtera,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Ibas mengenang perhatian besar Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terhadap kesejahteraan nelayan selama masa pemerintahannya. “Dulu, saat Pak SBY memimpin, perhatian terhadap nelayan sangat besar. Banyak bantuan yang turun langsung ke lapangan—mulai dari kapal/perahu, jaring nelayan, hingga program pemberdayaan ekonomi pesisir (kampung nelayan). Semangat itulah yang harus terus kita lanjutkan,” kata Ibas.
Ia menambahkan harapannya agar pemerintahan saat ini di bawah Presiden Prabowo Subianto juga terus melanjutkan program-program yang berpihak pada nelayan kecil. “Saya percaya, di bawah kepemimpinan Pak Prabowo, perhatian terhadap nelayan akan semakin kuat. Karena nelayan bukan hanya penjaga laut, tapi juga pejuang ekonomi bangsa,” ujarnya.
Usai berdialog, Ibas dijamu dengan hidangan ikan bakar segar hasil para nelayan Pantai Wawaran. Suasana santai dan penuh keakraban mewarnai pertemuan tersebut. “Terima kasih, rasanya luar biasa. Ikan kerapu besar ini hasil panjenengan memang beda—segar dan penuh semangat gotong royong mendapatkannya ya,” ucap Ibas sambil tersenyum.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kebonagung, Udin Wahyudi; Kepala Desa Sidomulyo, Makrus Ali; Penyuluh Perikanan, Yuyun; Komandan Ramil, Lettu Cpl Indra Masruh; dan Kapolsek Kebonagung, Haming Agus Purnama.

