PACITAN,kabarpacitan.net- Ratusan pedagang pasar tradisional Minulyo Pacitan tampak mengantri untuk menjalani rapid test (23/01/2021) pagi. Para pedagang ini wajib menjalani rapid test mengingat memiliki resiko terhadap penularan COVID-19.
“Jadi ini bentuk kegiatan satgas dalam memutus mata rantai penularan virus corona, dimana hari ini ada sekitar 490 pedagang pasar Minulyo yang menjalani rapid test, ” terang Plt.Kadinkes Hendra Purwaka.
Dari data tersebut, hasil rapid test yang menujukan 119 pedagang reaktif virus corona, sementara 371 pedagang non reaktif.
“Ada sejumlah pedagang yang tidak hadir, tapi dari petugas tetap akan mendata mereka dan akan di jadwalkan rapid test selanjutnya, sementara yang hari ini reaktif akan dilakukan SWAB test, dan mereka wajib menjalani isolasi mandiri, ” imbuhnya.
Tak hanya di kawasan pasar Minulyo, namun rapid test massal rencananya juga akan di lakukan kepada para pedagang pasar tradisional lainnya.
“Mereka ini sangat berisiko, karena setiap hari selalu berinteraksi dengan para pembeli maupun pedagang lainnya, dan rapid test ini merupakan langkah screening jikan dimungkinkan adanya penularan COVID-19, pungkasnya. (ed)

