PACITAN,kabarpacitan.net- Meledaknya kasus COVID-19 di Pacitan pada bulan Desember menjadi perhatian semua pihak. Bukan tanpa alasan, mengingat sebelumnya penangan kasus COVID-19 oleh pemkab dan Gugus Tugas di nilai terbaik oleh pemerintah Provinsi.

Namun demikian, pada penghujung tahun 2020 terjadi ledakan kasus yang cukup signifikan. Anggota Komisi II DPRD Pacitan, Rudi Handoko menyampaikan kekecewaanya terhadap penanganan COVID-19 yang di nilai lengah.

“Ya, jadi penyebaran COVID-19 yang semakin merajalela ini tentu membuat kita semua resah, bahkan informasi terkahir untuk rumah karantina Wisma Atlet hampir penuh begitu pun dengan rumah sakit, ” terangnya (18/12) pagi.

Dan kami dari Komisi II, lanjut Rudi akan segera merapat kepada Dinas terkait dan Gugus Tugas seperti apa langkah penangananya. Harapanya agar kita semua tau kluster mana yang menyebabkan ledakan kasus COVID-19 di bulan Desember ini.

“Ini tidak bisa di buat main-main dan tidak bisa di tunggu-tunggu, ini harus ada langkah yang jelas, ” imbuhnya.

Mendesaknya kejelasan langkah penanganan COVID-19 dari Pemkab dan Gugus Tugas ini mengingat hingga saat ini belum di ketahui secara jelas mengapa di penghujung tahun 2020 kasus COVID-19 di Pacitan malah semakin meledak.

Langkah penanganan secara konkrit oleh Pemerintah dan Gugus Tugas sangat dinanti oleh masyarakat. Mengingat pengaruhnya sangat besar, seperti pemulihan ekonomi yang hingga saat ini belum maksimal.

“Apakah ini pengaruh dari arus wisatawan atau seperti apa, jika memang hal itu, ini harus segera kita lakukan evaluasi kedepan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Pacitan, ” pungkasnya. (ed)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *