Pacitan tetapkan KLB Hepatitis A, penderita terbanyak di Sudimoro
(Foto: Istimewa)
Pacitan,kabarpacitan.com- Pemerintah Kabupaten Pacitan menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas merebaknya wabah penyakit Hepatitis A di sejumlah wilayah kecamatan. Sehari setelah penetapan KLB, jumlah pasien rawat inap berkurang. 
Ini seperti yang terlihat di Pusat Pelayanan Kesehatan (Puskesmas) Sudimoro. Jumlah penderita hepatitis A yang menjalani rawat inap cenderung menurun sejak beberapa hari belakangan. Para pasien sudah diperbolehkan kembali ke rumah usai menjalani serangkaian pengobatan medis.
“Alhamdulillah setiap hari terus menurun, saat ini hanya tersisa 10 pasien yang masih menjalani rawat inap kondisinya membaik. Pasien rawat inap terbanyak terjadi pada tanggal 15 dan 16 Juli lalu sejumlah 17 orang,” kata Sudigdo, seorang petugas Pemberantasan Penyakit Menular Puskesmas Sudimoro saat dihubungi melalui pesan singkat pada Rabu, (26/6) petang.
Lebih lanjut, Digdo menjelaskan wabah penyakit menular ini mulai tampak di Kecamatan Sudimoro mendekati hari raya idul fitri. Umumnya para pasien hepatitis A harus rawat inap karena kondisi fisiknya terus melemah setelah tak mampu mencerna makanan dengan baik. 
“Perkiraan mulai mewabah mendekati lebaran. Kalau soal penanganannya tidak harus rawat inap, tergantung kondisi pasiennya. Penderita hepatitis ini bisa rawat jalan apabila masih bisa mengkonsumsi makanan tanpa muntah,” terangnya.
Kecamatan Sudimoro merupakan wilayah dengan jumlah penderita tertinggi di Kabupaten Pacitan. Meskipun sudah berangsur menurun pemerintah menetapkan status KLB Hepatitis A pada Selasa, (25/6) kemarin. Penetapan KLB ini merujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan Tahun 2010 tentang Jenis Penyakit Menular tertentu yang dapat menimbulkan wabah dan upaya penanggulangan.   
“Di Pacitan ini sudah memenuhi salah satu kriteria KLB yakni Peningkatan kejadian kesakitan dua kali atau lebih dibandingkan dengan periode sebelumnya dalam kurun waktu jam, hari atau minggu menurut jenis penyakitnya,” tegas Eko Budiono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan.
Penulis : Sujarismanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *