Pacitan,kabarpacitan.net- Nama Indrata Nur Bayuaji, paling sering disebut dalam tiap diskusi warga selama tahapan tahapan Pemilihan Bupati Wakil Bupati Pacitan tahun 2020 berlangsung. Pembicaraan baik sampai yang terburuk selalu jadi topik hangat dalam perbincangan masyarakat.
Sebagian warga masih beranggapan bahwa Aji, tak mempunyai kompetensi sebagai seorang pemimpin di tingkat kabupaten. Bahkan, dia dianggap hanya sedang beruntung bisa meraih rekomendasi partai karena faktor keluarga Susilo Bambang Yudhoyono.
Namun, penilaian subyektif terhadap mantan Ketua DPRD Pacitan itu seolah terjawab saat debat publik pertama calon bupati wakil bupati, Selasa (27/10) lalu. Aji, menunjukkan sikap yang lebih dewasa dan tentu di luar harapan lawan politiknya.
“Menurut saya penampilan paslon nomor 1 pada debat lalu, khususnya Aji berhasil menyita perhatian banyak masyarakat. Karena sebelum turun rekom sampai mendekati debat kemarin itu dia (Aji) paling banyak dibicarakan miring oleh warga. Dan penampilannya itu “pesan” untuk menjawab semua keraguan yang ada,” kata pengamat politik lokal Suntoro.
Suntoro melanjutkan, setiap pemimpin tentu mempunyai kelebihan dan kekurangan. Pun dengan Indrata Nur Bayuaji. Dia pun berkeyakinan Aji akan menjawab semua tantangan sekaligus mengubah penilaian masyarakat dengan cara dan gayanya sendiri.
“Tidak ada satu pun pemimpin politik di dunia yang sempurna. Selalu ada ruang kekurangan bagi tiap manusia. Dan dari debat kemarin saya yakin secara perlahan Aji akan membalikkan semua pandangan negatif masyarakat yang dialamatkan kepadanya,” tegasnya.
Penilaian Suntoro ini merujuk pada banyak hal utamanya karakter Aji yang tidak dimiliki politisi pada umumnya. Dia pun berharap Aji mempertahankan sifat idealis seorang seniman sehingga menghasilkan sebuah kebijakan yang berpihak pada masyarakat kecil.
“Saya tidak mengenal secara pribadi dengan Aji. Tetapi saya melihat sikapnya yang cenderung tidak menunjukkan ambisi saat Pak Sby berkuasa 10 tahun membuktikan Aji seseorang yang berkarakter. Dan ketika bisa menjaga jejaknya itu maka saya yakin dia akan jadi pemimpin idaman yang diharapkan masyarakat,” tambahnya.
Pada debat publik perdana lalu, Aji dan Gagarin berhasil menguasai panggung debat. Bahkan, penampilan Aji yang begitu sabar dan tenang di luar perkiraan banyak pihak. Pemahaman materi dan kolaborasi Aji-Gagarin mendapat penilaian positif masyarakat.

