Arjosari,kabarpacitan.net- Kecamatan Arjosari, disebut sebagai basis kekuatan Paslon Yudi Sumbogo-Isyah Ansori. Salah satu alasannya, karena kecamatan di bagian utara kota Pacitan ini merupakan kawasan Religius yang merupakan pusatnya Pondok Pesantren. 

Meski mengakui Arjosari sebagai kecamatan pesantren namun para pendukung Paslon Indrata Nur Bayuaji- Gagarin tetap percaya diri memperoleh suara mayoritas masyarakat setempat. Faktor Anggota DPRD dan pengalaman Pileg 2019 disebut Politisi Partai Gerindra, Sediono, jadi salah satu alasannya. 

“Kami optimis Pasangan Aji-Gagarin, menang di Arjosari. Seluruh Anggota DPRD Dapil Pacitan 4 mempunyai basis pemilih yang kuat dan akan all out mendukung dan memenangkan Aji-Gagarin,” kata Diono, pada awak media disela kampanye di Desa Gegeran, Arjosari pada Sabtu (24/10) siang. 

Diono, mengaku siap memaksimalkan seluruh kekuatan pada Pileg 2019 untuk kemenangan Aji-Gagarin. Kekompakan para wakil rakyat untuk bergerak ke pedesaan diyakini Diono, bakal memastikan 70 persen suara pemilih di Arjosari.

“Meskipun Arjosari disebut basis pemilihnya paslon Mbois, karena kecamatan pesantren, tetapi saya optimis meraih 70 persen suara masyarakat pemilih Arjosari. Yang jelas saya akan melibatkan tim sewaktu di Pileg kemarin untuk menggalang dukungan turun ke desa-desa secara langsung,” tegas, Diono. 

Senada dengan Diono, mantan Anggota DPRD Pacitan, Nur Sigit Effendi meyakini pasangan nomor urut 1 di Pilbup Pacitan akan meraih kemenangan di Arjosari. Sigit, menyebut Cabup Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, mempunyai kedekatan emosional dengan para sesepuh dan tokoh di Arjosari. 

“Mas Aji itu bagian yang tak terpisahkan dengan leluhurnya di Arjosari, Pak SBY, Soekotjo dan Eyang Guru Bajuri. Sehingga ada ikatan emosional dengan para Alim Ulama di Arjosari yang terbangun lama dan terjalin sangat baik. Jadi kami paslon nomor 1 yakin bisa menang diatas 70 persen,” sambung Sigit. 

Diketahui, Pasangan Indrata Nur Bayuaji-Gagarin menyapa masyarakat di 5 Desa di Kecamatan Arjosari dan Tegalombo pada Sabtu (24/10). Yakni, Desa Kebondalem, Jetis Kidul, Kedungbendo, Gegeran dan Borang. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *