PACITAN, 18 OKTOBER 2025 – Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), melakukan kunjungan kerja ke Desa Tremas, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, dalam rangka acara “Sosialisasi Program Pembangunan DPSA: Desa Berdaya, Sumber Air Terjaga” sekaligus meninjau lokasi Program TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle). Dalam acara ini, Ketua Fraksi Partai Demokrat tersebut menyerahkan secara simbolis bantuan pendanaan pembangunan Desa Peduli Sumber Air (DPSA) dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) kepada Desa Tremas senilai Rp63,2 juta. Selain itu, Ibas juga meninjau langsung titik lokasi pembangunan sumur resapan, toren air, serta instalasi penampungan air hujan (IPAH) yang menjadi bagian dari program tersebut.

 

“Program ini bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi investasi masa depan. Air bersih adalah sumber kehidupan, sumber kesejahteraan, dan sumber kesehatan. Di daerah seperti Pacitan yang masih menghadapi tantangan kekeringan di sejumlah titik, keberadaan DPSA menjadi harapan bagi masyarakat untuk memiliki pasokan air yang berkelanjutan,” ujar anggota daerah pemilihan Jawa Timur VII tersebut di hadapan warga dan aparat desa.

 

Edhie Baskoro juga menekankan pentingnya menjaga dan memanfaatkan sumber daya air secara bijak. “Saya titip pesan, tolong dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Air bersih ini anugerah Tuhan yang harus kita syukuri dan lestarikan. Kalau air hujan bisa dikelola, maka kehidupan akan semakin sejahtera,” pesannya.

 

Lebih lanjut, Dewan Penasihat KADIN ini menyinggung kaitan antara ketersediaan air bersih, ketahanan pangan, dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang digencarkan pemerintah. “Tidak boleh ada anak-anak yang stunting karena kekurangan air bersih. Tidak boleh ada masyarakat yang menderita karena hidupnya tidak higienis. Program seperti DPSA dan TPS3R ini menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan dan kesehatan nasional,” tegas lulusan Doktor S3 IPB University tersebut.

 

Dalam kesempatan itu, Ibas juga meninjau lokasi TPS3R di Desa Tremas, melihat secara langsung proses pengelolaan dan pemanfaatan air hujan untuk kebutuhan warga, serta berdialog dengan tim pelaksana dan pengawas program mengenai efektivitas sistem filtrasi, penampungan, dan pemanfaatan air bersih.

 

“Mudah-mudahan program ini dapat memberikan solusi bagi kita semua, memperlancar arus penggunaan air bersih, terutama di sekitar masyarakat Desa Tremas,” ujarnya. “Dapat digunakan untuk keperluan yang baik, untuk konsumsi kehidupan. Apalagi ini ada penampungan air hujan IPAH,” lanjutnya sambil menunjuk instalasi tersebut.

 

Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan. “Kalau kita menjaga kebersihan, menjaga air, berarti kita menjaga iman dan kehidupan. Mari kita rawat bumi kita sebagaimana pesan Pak SBY lewat lagu Save Our Planet, karena bumi yang hijau dan air yang bersih adalah warisan untuk generasi mendatang,” tutur Ibas.

 

Dalam acara yang berlangsung hangat ini, Kepala Desa Tremas, Nurhadi, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Ia menambahkan bahwa masyarakat Desa Tremas juga bersyukur telah menerima berbagai bentuk bantuan pembangunan selain program DPSA ini, yaitu bantuan asrama untuk Pondok Tremas dari Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), serta berbagai bantuan lainnya seperti program BSPS dan pembangunan fasilitas pendukung lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat desa.

 

Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuadji, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Pacitan Baginda Rahardian, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pacitan Cicik Roudlotul Jannah, serta perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Amin Sutanto, S.Hut., M.Si. Acara juga dihadiri oleh unsur Forkopimca Kecamatan Arjosari, Kepala Desa Tremas Nurhadi, serta tim kerja dan pengawas pembangunan DPSA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *