Surabaya – Efisiensi dalam pemeliharaan sistem kelistrikan kini semakin meningkat berkat inovasi karya Nurholis, mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas Widya Kartika (UWIKA) Surabaya. Dalam tugas akhirnya, Nurholis merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring DC 110 Volt berbasis Android yang ditujukan untuk mendukung kinerja gardu induk PLN, khususnya di wilayah kerja Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (PLN UIT JBM).

Sistem DC 110V memiliki peran sangat vital di gardu induk karena berfungsi sebagai sumber utama perangkat sistem proteksi dan kontrol. Namun, selama ini proses pemantauan masih dilakukan secara manual, yang dapat menimbulkan keterlambatan dalam penanganan gangguan.

Menjawab tantangan tersebut, Nurholis menghadirkan solusi monitoring berbasis Android yang mampu:

  • Membaca data tegangan dan arus secara real-time

  • Mengirimkan data ke aplikasi Android

  • Menampilkan informasi pada LCD lokal

  • Mengirimkan notifikasi WhatsApp otomatis saat terjadi anomali

“Sistem ini secara signifikan meningkatkan efisiensi. Dari pengujian yang dilakukan, waktu inspeksi bisa dipangkas dari 10–15 menit menjadi hanya 1 menit,” jelas Nurholis.

Dukungan dari Akademisi

Dr. Ir. Tamaji, M.T., dosen pembimbing tugas akhir, menilai bahwa inovasi Nurholis sangat relevan dengan kebutuhan industri energi saat ini.

“Monitoring berbasis Android yang dibuat Nurholis merupakan solusi cerdas, tepat guna, dan mudah diadopsi oleh PLN. Dengan pendekatan Internet of Things (IoT), deteksi dini dan pengambilan keputusan bisa dilakukan lebih cepat dan akurat,” ujarnya.

Sementara itu, Erwin Dhaniswara, S.Si., M.Kom., Ketua Program Studi Teknik Elektro UWIKA, menyampaikan apresiasinya terhadap karya mahasiswa tersebut.

“Kami mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya yang aplikatif dan bermanfaat langsung di lapangan. Inovasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa UWIKA mampu menjawab tantangan transformasi digital di sektor ketenagalistrikan nasional.”

Inovasi yang Siap Diimplementasikan

Dengan akurasi sensor di atas 99% dan respons yang cepat, alat ini diharapkan dapat membantu PLN dalam:

  • Meningkatkan keandalan sistem distribusi tenaga listrik

  • Meningkatkan efisiensi pemeliharaan infrastruktur gardu induk

  • Mendukung transformasi digital dan otomatisasi sistem energi nasional

Inovasi Nurholis membuktikan bahwa mahasiswa tidak hanya mampu menciptakan teknologi baru, tetapi juga memberikan kontribusi nyata untuk mendukung kemajuan infrastruktur kelistrikan Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *