Pacitan, 22 Mei 2025 – PT PLN Nusantara Power bersama Pemerintah Kabupaten Pacitan, Pokdarwis Sungai Maron, dan sejumlah pihak lainnya menggelar kegiatan capacity building dan penghijauan Daerah Aliran Sungai (DAS) Maron di Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku, Kamis (22/5).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN Nusantara Power dalam mendukung konservasi lingkungan dan pengembangan pariwisata lokal yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, General Manager PT PLN Nusantara Power menyampaikan pentingnya sinergi dalam menjaga kelestarian Sungai Maron sekaligus mendorong peningkatan kapasitas kelompok masyarakat.

“Kami sangat concern terhadap konservasi daerah aliran sungai ini. Selain penanaman pohon, kegiatan hari ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan rekan-rekan pengelola wisata Sungai Maron, agar pelayanan makin baik dan pariwisata Pacitan bisa terus berkembang,” ujarnya.

Sejumlah kegiatan dilaksanakan, mulai dari penanaman pohon, pemberian bibit tanaman, hingga penyerahan rompi keselamatan untuk para nahkoda perahu wisata. Selain itu, para peserta juga menerima pelatihan dan edukasi dari berbagai instansi.

Pelatihan dan Materi Penguatan Kapasitas

Materi yang disampaikan antara lain:

  • Manajemen wisata dan keselamatan pengunjung oleh PLN Nusantara Power
  • Dasar-dasar pemadaman kebakaran dan penanganan ular oleh tim PLTU Pacitan
  • Simulasi penanganan bencana oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan

Acara ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Pacitan. Kemal Pandu Pratikno, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pacitan, menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen nyata PLN NP dalam mendukung pembangunan daerah.

“PLN Nusantara Power telah berkali-kali menunjukkan komitmennya untuk bersama-sama pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan merawat lingkungan. Kerja sama ini luar biasa dan semoga terus berlanjut,” katanya.

Apresiasi dari Pokdarwis Sungai Maron

Ketua Pokdarwis Sungai Maron, Dwi, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan secara langsung kepada pelaku wisata lokal.

“Kami sangat terbantu dengan program peningkatan kapasitas dan penanaman pohon ini. Semoga ke depan Sungai Maron makin berkembang dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ucapnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Sungai Maron tak hanya dikuatkan sebagai ikon wisata alam Pacitan, namun juga dijadikan model pengembangan wilayah berbasis pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *