PACITAN – Bakal calon Wakil Bupati, Rakhman Wijayanto memantapkan niat untuk berkontestasi di Pilbup Pacitan 2024. Peraih suara tertinggi di Pileg Pacitan 2024 itu pun aktif menggalang dukungan dari berbagai kalangan, termasuk Partai Politik (Parpol).

Kali ini, dengan diantarkan puluhan pegiat desa, pria yang akrab disapa Wiwid BG itu, bersilaturahmi ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pacitan, Sabtu (29/6/24) kemarin. Kedatangannya pun diterima langsung oleh Ketua DPC PKB Pacitan Fibi Irawan.

Koordinator pegiat desa, Septian Dwi Cahyo mengatakan, agenda silaturahmi hari ini sebagai bagian tekad untuk mendorong niat Rakhman Wijayanto maju pilkada Pacitan setelah beberapa waktu yang lalu deklarasi mendukung mantan kepala Desa Arjowinangun tersebut.

“Hari ini kita bersilaturahmi dengan DPC PKB Kabupaten Pacitan. Mewakili kawan-kawan Pegiat Desa, kami memutuskan niat tekad bersama mendorong Pak Rakhman Wijayanto untuk mendampingi Mas Indrata Nur Bayu Aji,” ujar Septian Dwi Cahyo Kordinator Pegiat Desa Kabupaten Pacitan.

Septian Dwi Cahyo lebih lanjut mengatakan dengan berbagai pertimbangan dan berdiskusi dengan para Pegiat Desa kami mendukung beliau untuk maju dalam kontestasi Pilkada Pacitan November mendatang.

“Dengan pertimbangan yang matang, sama-sama beraktivitas di desa dan satu-satunya mantan kepala desa yang maju pada gelaran pilkada. Maka tidak ada salahnya untuk mendukung beliau,” ungkapnya.

“Bagaimana pada saat deklarasi kemarin, ini adalah niat tekad bersama dan tidak bisa dari unsur komunitas. Namun juga harus berangkat dari unsur politik,”jelas Cahyo.

Cahyo menambahkan, pihaknya ingin membawa Rakhman Wijayanto untuk bersilaturahmi  melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dan  menguatkan tekad langkah beliau untuk berkontestasi dalam pilkada.

“Cita-cita bersama, keinginan politik bersama harapannya bisa menerima yang kami usung untuk maju di pilkada tahun ini,” harapnya.

Pada kesempatan silaturahmi tersebut, Septian Dwi Cahyo bersama Rakhman Wijayanto memberikan Cinderamata berupa lukisan tokoh pewayangan, yakni Anoman.

“Anoman ini utusan dan meneguhkan niat bila kedepan dibutuhkan komunikasi lebih dalam maka teman-teman ini siap menjadi duta untuk menjadi penyambung,” pungkasnya. (Edwin Adji)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *