PACITAN – Pemkab Pacitan membantah soal isu kelangkaan LPG 3 kg diwilayahnya. Pemkab mengklaim pasokan LPG 3 kg dari tingkat distributor ke seluruh agen di wilayahnya berjalan lancar. Kepala Bidang Perdagangan Disdagnaker Pacitan Baskoro Catur menampik terkait isu kelangkaan LPG 3 kg tersebut. Munculnya isu kelangkaan gas tersebut diduga karena masyarakat mengalami panic buying sehingga berdampak pada susahnya mendapatkan gas LPG.

“Beberapa waktu lalu kita bersama dengan Pertamina Depo Madiun sudah melakukan monitoring mulai dari wilayah perbatasan, Pasar hingga menyasar ke tingkat pengecer memang tidak ada kelangkaan LPG 3 kilogram, ” katanya (04/08) pagi.

Pun termasuk dengan harga yang tidak mengalami kenaikan, yakni warga masih bisa mendapatkan gas LPG 3 kilogram dengan harga Rp.19 ribu sampai dengan Rp.20 ribu per tabung. Hanya saja untuk pembelian gas LPG 3 kilogram memang ada persyaratan untuk pembelian yakni dengan menyertakan fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK).

Selain itu selama ini Pertamina sudah mengirimkan tabung gas melon ke Pacitan sesuai kuota. Seperti di ketahui kuota 2023 sebanyak 12.229 Metrik Ton. Realisasi year to date Juni 2023 sebanyak 7.322. Kuota yang terdistribusi Juni 2023 sejumlah 6.541%. Realisasi yang terdistribusi Juni 111,9%.

“Intinya sampai saat ini untuk gas LPG subsidi 3 kilogram di Pacitan aman, tidak ada kekurangan stok baik pangkalan maupun agen. Selain itu,harga juga masih normal, kami sudah cek ke semua perbatasan, “jelasnya.

Sebanyak informasi belakangan hari terakhir beberapa daerah di Jawa Timur memang mengeluhkan terkait dengan kelangkaan LPG 3 kilogram. Namun hal tersebut tidak terjadi disemua daerah termasuk Pacitan yang sampai saat ini masih relatif aman. Disisi lain masyarakat juga diimbau agar tidak terpengaruh isu yang membuat mereka memborong LPG 3 kilogram hingga menyebabkan kosongnya stok di pangkalan.

Reporter : Edwin Adji

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *