Bupati Pacitan Indarta Nur Bayuaji mengajak semua elemen masyarakat khususnya pemuda untuk menjadikan peringatan Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 2022 ini sebagai momentum menjalin persatuan.

Orang yang akrab disapa mas Aji tersebut menjelaskan, selain menjadi agen perubahan, peran pemuda juga sebagai agen pembangunan, yang mana pemuda memiliki peran dan tanggung jawab dalam upaya melancarkan atau melaksanakan berbagai macam pembangunan di berbagai macam bidang, baik pembangunan secara nasional maupun pembangunan daerah.

“Momentum Hari Sumpah Pemuda kali ini, saya merasa bangga sekali, selain karena saya masih merasa muda tetapi saya melihat akhir-akhir ini peran pemuda dimasyarakat sangat luar biasa,” terang mas Aji.

Selain itu, menurutnya kegiatan positif yang dilakukan pemuda secara berkelanjutan, serta terus mengawal pemerintah daerah dalam berbagai bidang, termasuk memberikan saran adalah suatu yang positif dan wajib untuk diteruskan.

“Semangat pemuda dimomen Sumpah Pemuda ini akan lebih bergelora,” imbuhnya.

Bupati berusia 44 tahun ini menambahkan, menjadi bupati muda tak ada bedanya dengan bupati yang berusia tua, termasuk tugas dan tanggung jawab yang diemban.”Menurut saya sama saja antara muda dan tua, hanya saja mungkin secara fisik yang membedakan, dan yang jelas bupati muda ini juga perlu bimbingan dan arahan dari yang tua,” pungkasnya.(ed)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *