![]() |
| Pameran miniatur kendaraan angkutan barang menyita perhatian (Foto : kabarpacitan.com) |
Pacitan,kabarpacitan.com- Kerajinan tangan berupa miniatur mobil angkutan, seperti pick up dan truk mulai jadi tren disebagian kalangan masyarakat Pacitan. Ini dibuktikan dengan terbentuknya Komunitas Truk Miniature Community. Anggota komunitasnya berasal dari warga yang berprofesi sebagai supir angkutan.
Komunitas truck miniatur comunitiy ini masih terbilang baru. Namun hasil karya berupa miniatur kendaraan angkutan barang seperti pickup dan truck menyita perhatian masyarakat. Pasalnya miniature berbahan baku kayu ini sengaja dibuat semirip mungkin dengan kendaraan angkutan aslinya.
“Ini bentuk kendaraan sengaja didesain sedemikian rupa hingga mendekati wajah asli kendaraan angkutan masa kini. Ada tambahan cahaya lampu, dan sticker lengkap dengan sound system layaknya kendaraan bermesin,” kata salah seorang pecinta miniature truk Andi Nurdianto.
Modifikiasi kendaraan angkutan mini tampak terlihat total. Tak hanya desain luar, interior miniature unik ini juga terlihat memukau. Sebab, terdapat perlengkapan kemudi, speedometer dan piranti yang memiliki fungsi sama dengan truk aslinya. Bahkan lampu beserta hiasannya menyala cukup terang.
“Sumber arus listrik menggunakan akumilator bekas yang masih bisa dimaksimalkan fungsinya. Ini penting untuk menjaga seluruh piranti yang ada berfungsi dengan baik,” tambah Andi.
Penghobi modifikiasi kendaraan angkutan barang ini rutin menggelar pameran disejumlah tempat berbeda. Hebatnya hasil karyanya selalu menyita perhatian masyarakat, terutama anak-anak. Menilik karyanya yang menakjubkan, rasanya jerih payah para supir truk ini pun sudah pantas dihargai mahal.
“Sebenarnya niat awalnya hanya menjalin kebersamaan dan berbagi ilmu sesama sopir angkutan. Dan hasilnya malah mampu menciptakan banyak inovasi. Beberapa (karya truk mini) ditawar dengan harga Rp 500 ribu – Rp 900 ribu,” pungkasnya
Reporter : Agung Prawoto
Editor : Sujarismanto

