PCITAN- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pacitan mengungkapkan bela sungkawa pada korban kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 lalu.

 

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pacitan, Mahmud mengungkapkan, duka cita yang sangat mendalam dalam kejadian itu 133 orang meninggal dunia, 180 dirawat, 2 anggota Polisi meninggal dunia dan 1 anggota Polisi dirawat.

 

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan dengan adanya tragedi Kanjuruhan tersebut agar masyarakat tidak membuat spekulasi dan asumsi sendiri yang bertentangan dengan fakta dilapangan. Hal tersebut ditegaskan agar tidak muncul ujaran kebencian ataupun berita hoax yang bakal memperkeruh suasana.

 

“Mari kita do’akan dan serahkan sepenuhnya kepada Pemerintah melalui tim gabungan independen pencari fakta, termasuk dari aparat Kepolisian Republik Indonesia, Komnasham, dan DPR, ” ujarnya (18/10/22) siang.

 

Tragedi ini lanjut Mahmud, bukan lagi tragedi sepak bola Indonesia melainkan tragedi Indonesia.”Semoga Pemerintah melalui tim gabungan, Polri, dan semua pihak dapat bertugas sebaik-baiknya, sekaligus menyelesaikan persoalan ini dengan rasa keadilan bagi semuanya,”imbuhnya.(red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *