Siapa sangka, Luluk, remaja kelas 1 SMA asal dusun Kalipucung desa Punung ini adalah atlet kelas internasional. Dalam waktu dekat, perempuan yang belum genap 17 tahun tersebut akan bertandang ke Meksiko. Luluk Diana Triwijiaya, nama lengkapnya, merupakan peserta wakil Indonesia dalam ajang kejuaraan angkat besi dunia remaja bertajuk 2022 IWF youth world Championship yang akan digelar di Leon, Meksiko 11-18 Juni mendatang.

“Saya main di 49 kilo, kategorinya remaja dibawah 17 tahun”, terang Luluk, saat ditemui disela acara pelepasan atlet angkat besi oleh bupati Pacitan di Halking, Pendopo Pacitan, Minggu malam (5/5).

Luluk sebelumnya berambisi untuk mewakili Indonesia dalam ajang Sea Games bulan Mei lalu. Sayangnya, ia belum berhasil lolos dalam seleksi pelatnas. Nasip kemudian membawanya ke turnamen bergensi serupa. ia bersyukur bisa lolos ke ajang kelas remaja di Meksiko mendatang. “Kendalanya angkatan, saya kan junior, ada senior saya yang angkatannya lebih bagus” Kata gadis yang memang penghobi olahraga sedari kecil.

Putri ketiga bapak Misno dan Ibu Ponijem ini sudah bergelut dengan olahraga angkat besi tak kurang dari 5 tahun. Saking seringnya menjuarai pertandingan, segudang medali berhasil diraihnya. Jumlahnya sulit dihitung jari. Dirinya mengaku bangga bisa membawa harum nama keluarga, sekolah dan daerahnya. “Awalnya diajak pelatih, siapa tahu bisa keliling dunia, dari situ saya tertarik” tandasnya.


Luluk berusaha keras untuk jadi juara dunia. Membagi waktu antara sekolah, dan berlatih angkat besi. Satu motto yang dipegangnya: memanfaatkan waktu muda untuk menata dan meraih masa depan.

“Orang tua saya ya petani. Kalau orang lain bisa, kita juga musti bisa” pungkasnya.(ap)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *