Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono disela kegiatan apel pada senin (30/05/2021) pagi. Dimana sempat beredar postingan di instastory oleh akun @dyasflo yang kemudian direpost oleh akun instagram @pct24jam.Dalam postingan tersebut tertulis dugaan pungli oleh oknum polisi saat gelaran razia kendaraan dijalan Pacitan-Solo tepatnya Desa Sedeng Kecamatan Pacitan.
“Gila gila gila, ada pungli dong di Sedeng Puri Permata Indah. Ada pemeriksaan kendaraan tanpa tanda resm huuhi, biasanya warna kuning tuh, yang ada tulisan pemeriksaan kendaraan. Dan yang kena tilang atas pelanggaran gak boleh ikut sidang malah disuruh bayar ditempat tanpa dikasih surat tilang. Dan kerennya nominalnya bisa ditawar. Dari angka 100 ribu-250 ribu, dan bisa di tawar jadi 50 ribu. hebat banget pak pol, udah kayak mau belanja tawar menawar, “tulis akun instagram @dyasflo di instastorynya.
Menindaklanjuti atas postingan tersebut, Kapolres Pacitan pun memeriksa anggotanya yang melakukan razia kendaraan serta menghadirkan pemilik akun instagram yang mengunggah kabar tersebut. Dalam pemeriksaan Kapolres, pemilik akun instagram tidak dapat menunjukan bukti secara otentik.
“Kami sudah melakukan pemeriksaan,termasuk menghadirkan pemilik akun, tapi hasilnya pemilik akun tidak dapat menunjukan siapa oknum yang melakukan dugaan pungli tersebut, lagipula itu yang terjaring razia bukan pemilik akun sendiri melainkan saudaranya, ” ujar Kapolres Pacitan.
Selain itu,lanjut Kapolres razia digelar pada 29 Mei 2021 kemarin juga sudah sesuai dengan prosedur termasuk pemasangan plang pemeriksaan. Hanya saja mungkin pemilik akun tidak mengetahui sehingga memunculkan kabar tersebut. “Untuk masyarakat yang mengetahui tindakan apa saja yang dilakukan oleh Polri langsung laporkan saja nanti tetap kita proses, ” imbuhnya.
Meski demikian Kapolres Pacitan menegaskan kepada anggotanya, agar menjalankan tugasnya sesuai dengan aturan yang ada, yakni sebagai pelindung, penegak dan pengayom masyarakat, “Kita ini sama-sama manusia, jika nanti sudah copot seragam Polri kita kembali menjadi masyarakat, sehingga jangan ada fikiran ataupun tindakan untuk mengakali ataupun membodohi masyarakat, “pungkas Kapolres.
Dalam kesempatan yang sama Kapolres juga memberikan reward serta punishmen terhadap anggota Kepolisian Resort Pacitan sebagai evaluasi agar Polri bekerja lebih maksimal.(ed/jtv)

